Wisata

Liburan ke Gunung Bromo? Jangan Lewatkan Kuliner Khas Bromo Tengger

Liburan ke Gunung Bromo? Jangan Lewatkan Kuliner Khas Bromo Tengger. Menjajal Wisata Kuliner Khas Gunung Bromo . Bagi wisatawan yang mengikuti paket wisata malang bromo pasti tidak hanya penasaran dengan pemandangan indah yang ditawarkan oleh obyek wisata terkenal itu, tetapi juga makanan khas Bromo yang tidak bisa didapatkan di daerah lain. Contohnya adalah nasi aron dan wedang pokak yang merupakan makanan khas Suku Tengger, suku asli Bromo.

Wisata Kuliner Khas Bromo Nasi Aron Dan Wedang Pokak

Liburan ke Gunung Bromo? Jangan Lewatkan Kuliner Khas Bromo TenggerMeski disebut nasi, namun bahan utama nasi aron bukanlah beras, melainkan jagung. Berbeda dengan nasi jagung di daerah lain yang berwarna kuning, nasi aron berwarna putih. Saat matang, karena dimasak menggunakan bungkus daun pisang, nasi aron tampak mirip ketupat dan lontong, tetapi saat dihaluskan untuk dikonsumsi, teksturnya mirip nasi beras.  Liburan ke Gunung Bromo? Jangan Lewatkan Kuliner Khas Bromo Tengger

Nasi aron khas Suku Tengger ini dinikmati dengan sayur daun ranti yang lezat. Sejatinya daun ranti sangat pahit, namun Suku Tengger mampu mengolahnya hingga tidak terasa getir sama sekali. Perpaduan nasi aron dan daun ranti cocok sekali untuk dinikmati bagi mereka yang sedang diet atau mengidap diabetes karena rendah karbohidrat.

Menikmati nasi aron akan lebih lezat jika ditemani wedang pokak atau minuman herbal dari rempah-rempah yang dikonsumsi selagi hangat. Cocok sekali untuk menghangatkan badan di tengah dinginnya suhu sekitar Gunung Bromo. Komposisi rempah dalam wedang pokak antara lain cengkeh, serai, keningar, jahe, daun pandan, gula dan air. Liburan ke Gunung Bromo? Jangan Lewatkan Kuliner Khas Bromo Tengger

Bromo Bukan Sekedar Surga Keindahan,  Juga Surga Kuliner

Sekilas, bahan-bahan tersebut mirip dengan komposisi wedang uwuh, minuman herbal hangat khas Jawa Tengah. Selain menghangatkan badan, wedang pokak juga memiliki khasiat lain, yaitu meredakan rematik dan sakit kepala. Uniknya, wedang pokak dijual dengan harga yang sama dengan sepaket lengkap nasi aron lauk ayam, yakni sebesar Rp. 20.000,- per gelas.

Nasi aron dan wedang pokak baru sedikit contoh dari kuliner khas Gunung Bromo. Suku Tengger dikenal sangat pandai dalam meracik bahan makanan lezat sehingga masih banyak kuliner-kuliner lain yang patut dicoba ketika menjelajahi Bromo dan membuktikan bahwa di sana merupakan surga kuliner yang kurang tereksplorasi dengan baik.

Join The Discussion