Immunoterapi Alergi Debu

Pertama kali imunoterapi alergi debu menjadi sebuah pengobatan dan dilaksanakan dan diadukan oleh Noon dan Freeman pada tahun 1910 yang menguraikan penciptaan ekstrak grass pollen dan disuntikkan dengan takaran yang bertambah pada penderita rhinitis alergi. Sejak itu dipakai selama lebih 90 tahun guna mengobati penyakit alergi yang bersifat eksternal atau berasal dari objek luar. Memang, metode ini tidak berlaku bagi alergi dalam seperti alergi makanan.

Sejarah Alergi dan Imunoterapi

Tahun 1918 Cooke dari Amerika membuat laporan adanya sebuah reaksi berupa asma dan juga demam setelah penderita bersentuhan dengan sesuatu. Pada tahun 1922 ia menyampaikan metode hiposensitisasi sebagai metode mengobati pasien alergi dan metode ini berkembang sampai sekarang menjadi imunoterapi. Sebelum itu, Prausnitz dan Kustner tahun 1921 juga melakukan percobaan yang sama terkait sistem imun

Mereka sukses membuktikan bahwa pribadi alergi mempunyai serum terhadap antigen spesifik (reagin) yang dapat dialihkan secara pasif kepada pribadi non alergi. Cooke tahun 1935 menyampaikan konsep antibodi penghalang (blocking antibody) yang bertambah pada pemberian imunoterapi. Tahun 1967 kesatukali dikemukan nama im- munoglobulin E (IgE) oleh Ischikawa dan tahun 1977 Yungiger dan Gleich menyampaikan bahwa terjadi eskalasi titer IgE pada ketika musim semi dan terjadi penurunan bilamana musim itu berganti.

Immunoterapi Alergi Deb

 

Imunoterapi Sebagai Solusi

Dari sejumlah studi metaanalisis yang pernah dilaksanakan mendapatkan hasil yang bervariasi. Portnoy mengerjakan dua metaanalisis guna mengidentifikasi efikasi imunoterapi dan mengaku dalam kesimpulannya, bahwa ada kegagalan untuk mengindikasikan efek terapeutik imunoterapi sebab hasil- nya bervariasi yang diakibatkan heterogeniti masing-masing uji klinik. Perbedaan tersebutmencakup seleksi subyek, populasi, protokol pengobatan, efek penyembuhan yang dilaksanakan secara concomitant atau concurrent, durasi penyembuhan dan follow up.

Imunoterapi adalah terapi imunologi yang tersedia ketika ini yang dapat mengontrol dan menangkal penyakit alergi debu. Dan riset saat ini memperlihatkan bahwa imunoterapi ialah aman, efektif, dan murah. Jadi pada masa harga obat mahal seperti ketika ini, imunoterapi dapat menjadi penyelesaian untuk diserahkan pada pasien tertentu yang tidka mampu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation